Ingin Umurmu Panjang? Bersabar lah .


Lowongan dibuka s/d 17 Januari 2017

Inilah Salah Satu Cara Panjang Umur , Cobalah Untuk Bersabar

bersabar

Sikap bersabar dari seseorang bukanlah hanya sebuah sikap yang mulia, sikap bersabar juga dapat  membantu bagi anda untuk panjang umur. Berdasarkan sebuah studi penelitian di Universitas Singapura,  bahwa DNA menjadi lebih cepat tua pada seseorang yang selalu emosi dan melampiaskannya, kondisi seperti ini lebih berdampak pada wanita. Studi untuk mendapatkan gambaran hasil tersebut, para peneliti di Singapura sudah melibatkan paling tidak seribu lebih siswa sekolah menengah yang sehat untuk melalui beberapa tes kesabaran. Para responden dilibatkan dalam sebuah permainan kesabaran dimana mereka semua harus dapat memilih. Gambaran permainannya kurang lebih adalah diberi hadiah seratus dolar pada esok hari atau mendapatkan jumlah uang yang sedikit lebih besar jika mereka mau menunggu selama satu bulan berikutnya. Kemudian masing masing responden ditanya, berapakah waktu yang menurut mereka dianggap layak untuk menunggu dan mendapatkan hadiah itu. Beberapa diantara para responden mengatakan mereka rela menunggu untuk waktu yang lebih lama dan mendapatkan hadiah yang lebih besar, namun bagi sebagian responden tak ingin menunggu lebih lama lagi.

 

DNA Orang Yang Tidak Bersabar Lebih Cepat Mengalami Penuaan

Pada studi penelitian itu, kemudian para responden diminta memberikan sampel darah mereka kepada para ilmuwan untuk diteliti DNA mendapatkan pengaruh penuaan dari metode diatas. Para ilmuwan kemudian memfokuskan perhatiannya pada beberapa struktur kecil dalam DNA yang disebut Telomere. Telomere ini sendiri adalah merupakan suatu bagian yang berada diujung kromosom, tugasnya adalah melindungi DNA dari kerusakan awal. Karena ukuran telomere yang pendek, maka Telomere telah dikaitkan dengan masalah kesehatan yang buruk dan kematian pada usia muda. Karena seiring dengan bertambahnya umur manusia, Telomere semakin menjadi pendek dan lebih pendek lagi. Pengaruh Telomere inilah yang mengarah pada kerusakan pada DNA dan dapat meningkatkan kemungkinan penyakit yang berkaitan dengan usia. Lewat penelitian di Singapura ini, peneliti juga menemukan beberapa hubungan yang jelas antara telomere yang lebih pendek dengan ketidaksabaran.


Lowongan dibuka s/d 17 Januari 2017

Stres Bukan Bagian Dari Bersabar

Hal tersebut juga diyakini berkaitan terhadap tingkat stres pada diri seseorang. Selain itu masalah DNA, para ilmuwan belum dapat memastikan apakah orang yang sabar namun gaya hidupnya tidak sehat tetap memiliki umur yang panjang. Dan seperti pernyataan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti menyimpulkan beberapa perbedaan hormon seks dapat menjadi alasan mengapa para wanita lebih dominan dipengaruhi oleh kondisi tersebut. Para wanita yang sering tidak sabar dan meluapkan emosi mereka dinyatakan lebih cepat mengalami penuaan daripada mereka yang lebih bersabar. Adalah Profesor Richard Ebstein dari National University of Singapore telah bersabar menemukan faktor-faktor penyebab penuaan tersebut, dan penemuan itu sangatlah penting, mari kita bersabar.

 

Author: Tekno Mania

Share This Post On

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *