Cara Yang Benar Dalam Mengkonsumsi Buah Dan Sayur


Lowongan dibuka s/d 17 Januari 2017

Beberapa Cara Mengkonsumsi Buah dan Sayur Dengan Benar

buah dan sayur

Mengkonsumsi makanan berupa jenis buah dan sayur pada setiap hari dan dilakukan secara teratur, ternyata hal ini tidak menjadikan jaminan nutrisi yang terkandung dari buah dan sayur tersebut dapat diserap dengan baik dan sempurna. Hal ini dikarenakan, sangat banyak orang yang masih keliru dalam cara mengkonsumsi buah dan sayur, sehingga semua kebutuhan tubuh yang diharapkan dari kandungan makanan berupa buah dan sayur tersebut tidak optimal. Hal ini sangat disayangkan, mengingat banyak sekali kandungan gizi yang terdapat pada buah dan sayur menjadi terbuang sia sia. Pemahaman tentang cara mengkonsumsi buah dan sayur yang benar harus segera dilakukan. Berikut ini terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam hal mengkonsumsi buah dan sayur, disertai dengan cara mengkonsuminya yang tepat.

Cara Mengkonsumsi Buah Dan Sayur Agar Nutrisinya Tidak Terbuang

Nutrisi dari buah alpukat adalah yang bagian daging yang kasar, yaitu daging yang paling dekat dengan kulitnya, bagian tersebut sangat kaya sekali dengan serat alami dan zat antioksidan, serta terdapat juga zat vitamin B12 dan vitamin E. Sayangnya adalah, pada bagian ini sering dibuang oleh karena alpukat dipotong menjadi dua bagian kemudian dikerok dengan mengunakan sendok. Seharusnya cara yang benar adalah setelah buah alpukat dipotong menjadi 2 dan diambil bijinya, potonglah bagian buah alpukat menjadi 4 bagian. Lalu kupaslah kulit buah alpukat demi mendapatkan bagian daging buah yang kasar.

Kemudian pada jenis sayur brokoli, brokoli yang sudah dimasak dengan dikukus selama empat  menit masih akan mempertahankan nutrisinya seperti senyawa anti-kanker yaitu zat sulforphane. Dan untuk membentuk zat sulforphane ini dibutuhkan pasangan berupa enzim myrosinase. Namun jika jenis sayur brokoli yang dimasak dengan cara direbus dengan air, justru akan dapat menghancurkan enzim myrosinase yang terdapat didalam brokoli, maka senyawa zat sulforphane tidak dapat terbentuk.


Lowongan dibuka s/d 17 Januari 2017

Zat udara berupa oksigen dan sinar matahari akan dapat memecah sumber zat vitamin C yang terdapat di dalam buah-buahan. Dengan kita memakan buah sumber vitamin C seperti hal nya buah strawberi secara bulat utuh ternyata dapat mengandung zat vitamin C lebih banyak dari pada jika buah tersebut sudah diiris terlebih dahulu ketika kita memakannya.

Sebuah fakta lagi bahwa ternyata memakan buah tomat merah mentah – mentah akan dapat membuat kita menjadi kekurangan sebuah senyawa likopen yang yang diperlukan tubuh karena memiliki antioksidan terhadap radikal bebas yang terdapat di dalam tubuh kita. Maka dari pada itu ketika kita memakan buah tomat, hendaknya masaklah terlebih dahulu dengan cara direbus atau dibakar. Kebiasaan sebagian dari kita memanggang sayuran ternyata dapat mempertahankan rasa alami dari sayuran itu sendiri, memanggang sayuran juga dapat menjaga semua nutrisi berupa zat vitamin dan zat  mineral yang berada di dalamnya. Aneka sayuran yang dimasak dengan cara direbus yang terlalu lama akan mengakibatkan menghilangkan zat nutrisi yang penting, sedangkan sayuran dan buah yang dimasak dengan cara dipanggang dapat membantu mempertahankan zat riboflavin dan zat tiamin yang pada dasarnya sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Tanpa kita sadari kita sering mengkonsumsi buah bersamaan dengan susu, namun dari kebanyakan buah yang kita konsumsi mempunyai sebuah sifat asam tertentu yang dapat mengikat zat protein susu, sehingga buah yang kita konsumsi menjadi sangat sulit dicerna oleh lambung. Makanan yang menjadi sulit dicerna akan sangat lama berada di Iambung kita, hal ini dapat berakibat terjadinya iritasi pada lambung.

Zat anti oksidan pada Wortel, Kentang, dan Apel biasanya sering terbuang karena kurangnya pemahaman tentang bagian dari sayur dan buah ini.Antioksidan yang terkandung dalam wortel berada tepat pada bagian bawah lapisan kulitnya. Begitupun antioksidan yang juga terdapat pada buah apel. Kulit apel mengandung banyak sekali sumber vitamin C , yaitu zat quercitin dan zat triterpenoid yang sangat ampuh melawan penyakit berupa kanker. Dan yang mengejutkan jika kita membuang kulit pada kentang, sama artinya kita sudah membuang dua puluh persen lebih  nutrisi dari kentang dan menjadi kehilangan sumber vitamin B komplek yang ada pada kulit kentang itu. buah dan sayur

Author: Tekno Mania

Share This Post On

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *